Asik Asik
Tuesday, April 15, 2014
Tak Punya Stres Bisa Bahaya
Tak Punya Stres Bisa Bahaya - Stres tinggi dikenal sebagai biang segala penyakit, namun stres tidak semuanya buruk. Stres tetap dibutuhkan dalam kadar yang tepat untuk dapat merangsang sistem otak. Jarang terkena stres juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kehidupan yang bebas dari stres sering dianggap sangat membahagiakan dan menyehatkan. Tapi nyatanya stres juga bisa menyehatkan otak. Maka itu nikmatilah beberapa stres yang muncul agar terhindari dari bahaya kesehatan.
Menurut penelitian terbaru seperti dilansir Time, orang yang paling bahagia dan sehat adalah orang yang memiliki setidaknya beberapa paparan stres dan pengalaman negatif.
Meski banyak penyakit yang dipicu atau diperparah dengan tingkat stres yang tinggi, namun stres tidak semuanya buruk. Stres dalam kadar sedang tetap diperlukan untuk perkembangan tubuh yang sehat. Yang berbahaya adalah stres dengan kadar besar dan tidak berkendali, terutama di usia awal kehidupan.
Tinjauan baru menambahkan bukti bahwa sistem otak berfungsi sama seperti otot, harus diperkuat melalui latihan secara bertahap dengan meningkatkan beban pada tahap pembangunan yang tepat.
Tetapi otot juga akan layu tanpa olahraga dan terluka jika tiba-tiba dimuati terlalu banyak beban tanpa pelatihan sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi pada otak dengan beban latihan adalah stres.
Dalam sebuah penelitian, peneliti mewawancarai 2.000 orang dewasa tentang pengalaman hidup dengan 37 kejadian negatif, seperti penyakit serius atau cedera, perceraian orangtua, kematian anggota keluarga, bencana alam serta pelecehan fisik dan seksual. Peserta juga memberikan informasi tentang berapa umur mereka ketika berbagai peristiwa terjadi.
Partisipan juga ditanya tentang tingkat kesusahan, fungsi di tempat kerja dan dalam hubungan mereka, gejala pasca-trauma stres dan kepuasan hidup secara keseluruhan. Partisipan diikuti selama dua tahun.
Tidak mengherankan, banyak pengalaman negatif yang diderita di masa lalu, akan berdampak pada gangguan dan stres trauma, serta kurang puasnya dengan kehidupan. Namun hal itu menurut peneliti tidak berlaku secara linier.
Dengan kata lain, stres terlalu banyak dapat membuat hidup Anda sulit, tetapi memiliki stres yang sedikit pun akan menyebabkan masalah yang serupa.
Karena orang yang sudah cukup melalui masalah (stres dalam tingkat sedang) memiliki kemampuan untuk mengatasi dan memiliki cukup jaringan yang lebih mapan dalam dukungan sosial, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menangani pengalaman yang sulit di kemudian hari.
sumber: DETIKHEALTH.COM
Monday, April 14, 2014
Cara Agar Keuangan Selalu Sehat
- Jangan belanja yang tak perlu. Nasehat klasik ini sepertinya berlaku sepanjang masa. Suze mencontohkan, godaan diskon yang sering muncul kerap kali “menelan” uang kita tanpa disadari.
- Pilih kartu kredit dengan bunga terendah. Banyak kebutuhan yang bisa dibayar dengan kartu kredit. Agar penggunaannya semakin maksimal, carilah kartu kredit dengan bunga atau beban paling ringan atau bahkan cicilan bunga nol persen.
- Pilih asuransi berbiaya hemat namun tetap memiliki perlindungan yang maksimal. Banyak program asuransi yang menawarkan berbagai kelebihan. Carilah yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan anda, namun tetap bisa memberikan perlindungan maksimal.
- Usahakan berhemat sedikit demi sedikit, karena kebiasaan ini lama kelamaan bisa membantu keuangan anda secara nyata. Contohnya, menghemat pemakaian listrik atau menghemat biaya telepon dengan memaksimalkan email atau SMS.
- Cari pinjaman yang meringankan. Kadang, kita tak pernah bisa lepas dari hutang karena terpaksa. Carilah utang yang paling ringan, misalnya utang ke keluarga atau relasi terdekat yang tak membebani anda dengan bunga.
Pada intinya, agar keuangan selalu sehat, maksimalkan penggunaannya dengan bijak. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.
sumber: http://www.cigna.co.id
Dua Anak Indonesia Masuk Akademi Arsenal
Keduanya di panggil secara khusus oleh pihak Akademi Arsenal untuk tetap di sana selama dua hingga enam bulan untuk menjalani serangkaian seleksi lanjutan guna masuk Akademi Arsenal. "Kami di telepon pihak manajemen akademi Arsenal ketika di bandara yang meminta Rangga dan Fahmi untuk kembali ke Akademi guna menjalani seleksi lanjutan," kata Official Tunas Garuda, Nina Raganata dalam keterangan persnya.
Kedua pesepakbola muda besutan Tunas Garuda ini berpeluang besar bisa masuk tim inti Arsenal junior karena mampu tampil gemilang saat eksebisi yang dilakukan oleh Arsenal Developmen melawan Wycombe dan Brighton.
Rangga jadi kiper utama selama tiga babak. Ia baru digantikan pada babak keempat ketika melawan Wycombe. Sementara Dani baru tampil pada babak kedua dan ia tampil memukau dengan mencetak satu gol ketika menang atas Wycombe di babak keempat. Sedangkan Fahmi baru bermain pada babak ketiga ketika melawan Brighton.
Rangga nyaris tak banyak bekerja keras di dua babak pertandingan. Ia baru mendapatkan tantangan pada babak ketiga. Satu gol bersarang tapi ia mampu melakukan tiga penyelamatan gemilang. "Rangga luar biasa. Soal gol, semua kiper pasti akan mengalaminya. Tapi ia sangat berani di pertandingan ini," kata staf pelatih Tunas garuda yang ikut mendampingi, Luthfi Ahmad.
Sementara Nazarul Fahmi tampil gemilang di Stadion The Grove, Burnham, pekan lalu. Fahmi baru bermain pada babak ketiga ketika melawan Brighton berhasil menunjukan performa terbaiknya. Melalui assist-assistnya, permainan Arsenal Developmen menjadi menarik dan tidak monoton lagi. Hal inilah yang menyebabkan Dani bisa mencetak gol saat laga babak keempat tersisa lima menit lagi.
sumber: VIVANEWS
Tuesday, February 25, 2014
Menulis itu menyehatkan
Menulis itu menyehatkan
Mengapa Menulis Menyehatkan??
Mari kita bahas disini.
Saat menulis, perhatian kita mau tidak mau harus terfokus kepada menyusun kalimat demi kalimat. Setelah satu kalimat selesai kita susun, kita akan menyusun kalimat selanjutnya sehingga nantinya akan membentuk paragraf, dan akhirnya akan terbentuk suatu tulisan utuh. Lihat saja ada berapa keberhasilan yang kita peroleh? Menyelesaikan kalimat pertama berarti keberhasilan yang pertama. Menyelesaikan kalimat kedua berarti kita membuat lagi keberhasilan yang ke dua. Demikian seterusnya. Jadi menulis kalimat demi kalimat sama saja sedang mengumpulkan keberhasilan demi keberhasilan. Padahal, seseorang yang sering berhasil akan meningkat kepercayaan dirinya. Orang yang percaya diri akan lebih tenang, lebih pasti langkahnya, lebih tajam sorot matanya dan lebih cerah mukanya. Dengan kata lain, menulis akan memupuk kepercayaan diri. Kepercayaan diri akan menyehatkan jiwa seseorang, sehingga dapat kita katakan menulis itu menyehatkan.
Menulis akan mendorong kita untuk berkonsentrasi kepada topik. Saat kita menulis tentang ‘membangun kepercayaan diri’ misalnya, secara otomatis perhatian kita akan terfokus pada masalah diseputar bagaimana membangun kepercayaan diri. Karena perhatian kita terfokus kepada masalah ini, maka kita akan sejenak melupakan kegelisahan kita, kekecewaan kita, kemarahan kita dan hal-hal negatif lainnya yang kita paksa untuk “parkir” dulu karena kita sedang mendahulukan kepada masalah yang sedang menjadi perhatian kita, yaitu topik yang sedang kita tulis. Jadi dengan menulis kita tidak perlu lagi mencari obat penenang untuk meredam kegelisahan kita. Kegiatan menulis akan membawa kita ke keasyikan tersendiri, sehingga maaf, kegelisahan dan teman-temannya harus pergi dulu dari diri kita. Bisa saja kita bahkan melupakan kegelisahan kita. Nah, menulis menyehatkan bukan?
Menulis mendorong kita untuk selalu berfikir. Mau tidak mau kita harus berpikir “Apa lagi ya yang harus aku tulis setelah ini?”, “What’s next?”. Seperti halnya otot yang semakin dilatih akan semakin kuat, semakin kita berfikir otak kita juga akan semakin terlatih dan semakin kuat. Otak kita jadi sehat. Kita akan tidak cepat pikun. Jadi, kalau ingin tidak cepat pikun, kuncinya adalah jangan pernah malas berfikir. Biar tidak malas berfikir, menulislah. Mau gak cepat pikun? Menulislah!
Menulis sering dijadikan alat untuk mengungkapkan perasaan. Rasa marah, penyesalan, dendam, kegundahan dan perasaan negatif yang ada pada diri kita sering kita tumpahkan melalui tulisan. Dengan menumpahkan kepada suatu tulisan, kita pada prinsipnya mendapatkan teman berkomunikasi, yaitu diri kita sendiri dan calon pembaca yang kita tuju. Adanya saluran komunikasi ini akan memberikan jalan keluar dari tekanan perasaan negatif. Kalau kita ibaratkan perasaan negatif tersebut adalah air keruh yang ada dalam kantong plastik, kalau tidak kita salurkan maka kantong plastik tersebut bisa pecah dan air keruh tersebut akan mengotori batin kita. Dengan menulis, kita mendapatkan saluran pembuangan untuk membuang perasaan negatif tersebut keluar dari diri kita. Bahkan sering pula dengan menulis kita bahkan menemukan jalan keluar yang jitu, yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Nah, dengan demikian menulis akan membersihkan batin kita. Perasaan kita menjadi “plong”, sehat dan segar sehingga kita memiliki kesempatan untuk memikirkan dan melakukan hal-hal lain yang lebih sehat. Jadi, agar perasaan menjadi “plong”, menulislah.
Menulis Juga Menyembuhkan
Saya terkesima dengan sebuah tulisan yang menceritakan bagaimana seorang yang memiliki komplikasi lima penyakit bisa sembuh total dengan metoda penyembuhan yang ia yakini efektif, yaitu melalui menulis. Penderita penyakit tersebut adalah Gatut Susanta, seorang Insinyur Sipil, warga Bogor kelahiran Madiun. Pria yang saat itu berusia 43 tahun tersebut mengidap lima penyakit sekaligus yaitu hepatitis, gagal ginjal, pengentalan darah, penyempitan pembuluh otak, dan infeksi kandung kemih. Dalam wawancaranya dengan Media Indonesia (terbitan 24 Juli 2008) Gatut mengatakan bahwa penyakit yang dideritanya sejak Februari 2005 tersebut sembuh total dengan metoda penyembuhan menulis setiap hari. Menurut Gatut, menulis membuatnya tenang, menerima dengan ihlas apa yang dialaminya, mensyukuri apa yang Ia dapatkan, dan memberikan semangat yang luar biasa untuk sembuh. Penyakit yang dideritanya akhirnya sembuh dan 15 buku berhasil Ia tulis.
Pengalaman Gatut tersebut membuat hipotesis saya bahwa “menulis itu sehat” lebih ditegaskan lagi bahwa bahkan menulis tersebut bisa menyembuhkan. Banyak penyakit fisik yang bermula dari masalah psikis seperti kegelisahan, kekuatiran, ketakutan, kebencian, dan masalah psikis lainnya. Menulis akan mengurangi bahkan dapat menyembuhkan penyakit psikis. Kejiwaan yang sehat akan mendorong sel-sel tubuh kita bekerja dengan baik. Antibodi kita akan bekerja dengan efektif sehingga badan kita juga akan menjadi sehat. Jadi, memang tidak berlebihan kalau menulis itu juga bisa menyembuhkan.
Terapi Menulis
Apabila kita sefaham bahwa “menulis itu menyehatkan”, atau bahkan “menulis itu menyembuhkan”, maka tidak berlebihan nampaknya kalau kita menulis demi kesehatan dan kesembuhan kita. Saya kira tidak berlebihan pula apabila menulis bisa dijadikan cara alternatif untuk pengobatan. Sehingga pada suatu saat mungkin akan muncul “terapi menulis”. Mau sehat? Mau sembuh dari penyakit yang Anda derita? Menulislah!
Disadur dari pembelajar.com, ditulis oleh Agung Praptapa
-Semoga bermanfaat-
Matur Nuwun
Friday, February 21, 2014
Raja Tawon di Dunia di temukan di Indonesia
Raja tawon atau King of Wasps yang disebut-sebut sebagai spesies tawon terbesar di dunia, ternyata di temukan di Sulawesi, Indonesia.
Tawon raksasa berukuran 2,5 inci itu memiliki rahang panjang, lebih panjang ketimbang ukuran kakinya. Spesies ini ditemukan seorang profesor entomologi dari University of California, Lynn Kimsey.
Tawon raksasa berukuran 2,5 inci itu memiliki rahang panjang, lebih panjang ketimbang ukuran kakinya. Spesies ini ditemukan seorang profesor entomologi dari University of California, Lynn Kimsey.

“Saya masih heran bagaimana cara dia berjalan, karena rahangnya justru yang lebih panjang, seperti monster,” ujarnya seperti dilansir Dailymail.
Kimsey menjelaskan, rahang dari tawon raksasa ini sangat besar hingga sering membungkus kedua sisi kepalanya. Ketika rahang terbuka, rahang tersebut ternyata lebih panjang dari kaki depannya.
Kimsey menemukan jenis tawon prajurit ini di Pegununggan Mekongga, di daerah bagian tenggara dari Sulawesi. Ukurannya sangat besar dan terlihat ganas membuat tawon raksasa ini seperti komodonya Tawon. “Saya menamainya Garuda, seperti simbol nasional Indonesia, yaitu seekor burung,” ucap dia.
Kimsey menjelaskan, rahang dari tawon raksasa ini sangat besar hingga sering membungkus kedua sisi kepalanya. Ketika rahang terbuka, rahang tersebut ternyata lebih panjang dari kaki depannya.
Kimsey menemukan jenis tawon prajurit ini di Pegununggan Mekongga, di daerah bagian tenggara dari Sulawesi. Ukurannya sangat besar dan terlihat ganas membuat tawon raksasa ini seperti komodonya Tawon. “Saya menamainya Garuda, seperti simbol nasional Indonesia, yaitu seekor burung,” ucap dia.
Rahang besar ini, menurutnya punya fungsi penting bagi si tawon. “Rahang besar ini memainkan peran dalam pertahanan dan reproduksi," katanya.
Dalam spesies lain dalam genus laki-laki, kata Kimsey, mereka menjaga di pintu masuk sarang. Ini berfungsi untuk melindungi sarang dari sarang parasit dan merampok, dan untuk ini ia menuntut pembayaran dari perempuan dengan kawin dengan dia setiap kali ia kembali ke sarang. “Jadi ini adalah cara menjamin garis patrilineal dalam reproduksi tawon,” ujarnya seraya mengatakan rahang tawon tersebut cukup besar untuk membungkus dada tawon betina dan memeluknya saat kawin.
Dalam spesies lain dalam genus laki-laki, kata Kimsey, mereka menjaga di pintu masuk sarang. Ini berfungsi untuk melindungi sarang dari sarang parasit dan merampok, dan untuk ini ia menuntut pembayaran dari perempuan dengan kawin dengan dia setiap kali ia kembali ke sarang. “Jadi ini adalah cara menjamin garis patrilineal dalam reproduksi tawon,” ujarnya seraya mengatakan rahang tawon tersebut cukup besar untuk membungkus dada tawon betina dan memeluknya saat kawin.
Sumber : http://terselubung.blogspot.com/2012/03/raja-tawon-dunia-ditemukan-di-indonesia.html
Sejarah dan Resep Pempek empek empek Palembang
Sejarah Pempek
Pempek atau empek-empek menjadi trade mark makanan khas wong Plembang bahkan orang luar kota Palembang seringkali mengingat dan menganggap bahwa Palembang terkenal hanya karena empek-empeknya. Padahal masih banyak sejarah lain yang bisa layak dijadikan ikon kota Palembang, seperti Jembatan Ampera juga segudang cerita dongeng dan makanan khas lainnya.
Sejauh ini, belum ada sejarah pasti tentang asal usul makanan pempek, bak sepertii dongeng atau cerita rakyat tentunya kita tetap menghargai sejarah yang diyakini penduduk asli setempat. Beberapa sejarah mengatakan bahwa empek-empek bermula di tahun 1617, oleh seorang perantau keturunan China bernama Apek. Ketika itu ia merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di sungai musi tidak dimanfaatkan dengan baik. Lalu ia mencoba mengolah daging ikan dicampur dengan tepung sagu, sehingga menghasilkan makanan baru. Dinamai pempek, karena penjualnya sendiri sering dipanggil dengan sebutan " pek..pek.."
Jenis -jenis pempek
Dewasa ini, Orang Palembang banyak mengkreasikan pempek menjadi olahan makanan yang bisa di mix n match supaya bisa disantap oleh berbagai usia, dan bisa dimakan kapan saja. Bagi mereka yang tidak terbiasa makan cuka yang pedas(kuah cuka,sajian khas yang dimakan dengan pempek) akan mengalami sakit perut, mules, namun tetap saja pempek menjadi makanan yang tetap enak disantap dan kaya akan giji. Jenis-jenis pempek:
-Pempek Lenjer
-pempek Kapal selam ( pempek besar yang didalamnya berisi telor)
-pempek adaan ( berupa bulat kecil)
-pempek Kulit ( terbuat dari kulit ikan)
-pempek keriting
-pempek panggang/ lenggang
-celimpungan
-tekwan dan model, dsb
Resep Pempek
Seperti sejarahnya, setiap orang memiliki versi berbeda dengan membuat adonan dasar pempek ini. Biasanya semakin banyak ikan-nya semakin lezat rasa pempek. Jenis ikan yang bisa dijadikan olahan makanan pempek berupa ikan yang sudah digiling yaitu bisa dari ikan belida, ikan gabus,ikan tenggiri,ikan salmon,tuna,ikan tongkol kecil, ikan parang-parang, dsb
Resep Adonan Dasar Pempek
(Resep pempek ala keluarga saya/http://melia168.blogspot.com)
Bahan :
1kg daging ikan giling (ikan gabus/ikan tenggiri)
1kg tepung sagu
garam, telor, penyedap rasa, air secukupnya
Cara membuatnya :
1. Biasanya ikan giling 1kg jika di wadahi bisa berisi 1mangkok gelas kecil. Lalu masukan garam, telor, penyedap rasa secukupnya, uleni sampai rata.
2. 1 mangkok ikan giling, tambahkan 1mangkok air, lalu uleni lagi hingga rata dan kalis
3. Masukan tepung sagu sedikit demi sedikit sebanyak 1/2kg, uleni hingga kalis/rata
4. Lalu ambil/pindahkan adonan tersebut sedikit demi sedikit kebaskom kecil, diuleni dengan sagu yang tersisa, sedikit demi sedikit.
5. Bentuk adonan pempek sesuai selera
catatan :
-Jika bau ikannya agak amis/bau, beri sedikit bawang putih yang sudah ditumbuk/halus pada point 1
- pada point 1, adonan bisa juga ditambahkan dengan sedikit minyak sayur (sesuai selera)
- saat merebus pempek, airnya beri sedikit minyak sayur supaya pempek tidak lengket
- Point 4, jangan terlalu banyak meng-uleni pempek akan berakibat pempek menjadi keras
-selamat mencoba semoga bermanfaat.
Resep adonan pempek menurut beberapa versi lainnya :
Sumber: Sedap Sekejap
BAHAN:
500 gram daging ikan tenggiri atau ikan gabus (pilih yang betul-betul segar)
10 sendok makan air es
2 1/2 sendok makan tepung terigu
150 gram tepung kanji
2 sendok teh garam
1/2 sendok teh vetsin
CARA MEMBUAT :
1. Haluskan ikan dengan saringan sampai lembut.
2. Masukkan air es, vetsin, dan garam. Aduk sampai lengket. Tambahkan tepung terigu dan kanji sambil diuleni hingga tidak menempel lagi ditangan.
3. Bentuk adonan sesuai dengan jenis pempek.
TIP :
1. Makin segar ikan, makin baik hasil pempek yang Anda buat. Usahakan menyimpannya dalam lemari pendingin atau freezer
2. Banyak variasi resep pempek yang ada. Yang patut diingat, semakin banyak cairan (air), makin banyak kanji yang harus ditambahkan. Biasanya, hasilnya jadi makin kenyal.
3. Bila Anda kesulitan membentuk pempek, lumuri tangan Anda dengan tepung kanji.
4. Menggoreng pempek selalu di dalam minyak panas agar pempek tidak merekat di dasar wajan. Baik sekali kalau Anda menggunakan wajan dengan bahan teflon. Menggoreng pempek sebaiknya tidak terlalu lama agar tidak pecah dan meletus.
Versi Lainya
Bahan 1:
1 kg bersih daging Ikan Tenggiri, haluskan dengan blender
200 ml air
2 butir telur
Bahan 2:
50 gram Tepung terigu
2 sendok makan garam
2 sendok teh gula pasir
4 siung bawang putih
200 ml air
Bahan 3:
800 gram tepung Sagu tani + sedikit tepung Tan Mien
Cara membuat:
1. bahan 1 dicampur dan diaduk-aduk dengan jari tangan sampai tercampur homogen. masukan kulkas, biarkan menjadi mengental.
2. Bahan 2, dicampur dan didihkan dengan api kecil sambil diaduk terus sampai mengental, dinginkan dan masukan kulkas.
3. 30 menit kemudian, Campurkan adonan bahan 1 dan bahan 2, aduk dengan jari tangan sampai tercampur rata.
4. Masukan tepung sagu kedalam campuran adonan Ikan sedikit demi sedikit, sambil diuleni dengan ujung jari tangan.
5. Adonan masih agak terasa lengket, supaya gampang dibentuk, lumuri tangan dengan sagu, ambil sesendok makan adonan dan bentuk bulat panjang. atau bisa juga dijadikan pempek kapal selam.
6. Masukan pempek yang sudah dibentuk dalam air mendidih, sampai matang (pempek akan mengapung).
Sumber: detikfood
Bahan:
1 Cangkir (1 bagian) Ikan Tenggiri Giling
1 Cangkir (1 bagian) Air putih
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Tepung kanji secukupnya
Saus Cuko:
1 kg gula merah yang bagus,potong-potong
cabai rawit sesuai selera
200 g bawang putih
3 sdm cuka putih/air asam/air jeruk nipis
garam secukupnya
2 liter air
Cara Membuat:
Campur ikan giling dengan air dan garam hingga benar-benar larut dan cukup asinnya.
Tambahkan tepung kanji secukupnya sampai adonan bisa diuleni (banyak sedikit tepung kanji tergantung pada kekenyalan yang diinginkan). Jika suka yang kenyal bisa dipakai lebih banyak.
Adonan pempek siap dibentuk sesuai selera. Untuk pempek kapal selam, ambil adonan secukupnya, bentuk seperti mangkuk, isi dengan telur ayam mentah lalu rekatkan agar tidak bocor.
Rebus dalam air mendidih dengan api sedang hingga mengapung. Angkat, tiriskan. Masukkan dalam air dingin.
Untuk pempek lenjer, bentuk adonan seperti silinder dan rebus sampai mengambang kemudian angkat dan masukkian dalam air dingin.
Untuk andaan, ambil adonan secukupnya, tambahkan sedikit bawang goreng atau daun bawang iris seta telur, aduk rata. Bentuk adonan menjadi bola-bola dan goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga mengapung dan matang.
Saus Cuka:
Masak gula merah bersama air secukupnya hingga larut.
Haluskan bawnag putih dan cabai rawit lalu tambahkan ke dalam rebusan gula dan didihkan.
Masukkan cuka dan garam. Rebus dengan api kecil selama 1 jam hingga agak kental. Angkat dan saring.
Sajikan bersama pempek dengan ebi yang dihaluskan.
Catatan:
Pilih ikan tenggiri yang segar dan ambil dagingnya lalu haluskan hingga serabut-serabut putih dari dagingnya terangkat.
Untuk resep tradisional ini, ukur daging tenggiri halus dalam wadah atau mangkuk. Kemudian tambahkan air sebanyak ukuran daging ikannya (misal, jika setengah mangkuk ikannya, air yang dipakai setengah mangkuk juga).
Jumlah tepung kanji yang dipakai disesuaikan dengan tingkat kekenyalan pempek yang diinginkan. Makin banyak kanji akan makin kenyal atau keras.
Secara tradisional pempek disajikan tanpa mi kuning.
Thursday, February 20, 2014
Memaknai Kata Terima Kasih
Kata "Terima kasih" dua kata yang mengandung banyak pemahaman, bahkan lebih dari sekedar penghargaan terhadap suatu kebaikan. Kita belajar mengucapkan terima kasih dimulai dari rumah, dari kedua orang tua yang mengisyaratkan bentuk apresiasi dari sebuah penghargaan atas harapan, atas kebaikan dan atas pemberian. Terima kasih bukan sekedar ucapan, terima kasih adalah bentuk dari syukur yang mampu mendamaikan hati.Banyak yang mengatakan bahwa mengucapkan terima kasih itu mudah, meski begitu kenapa orang sulit mengucapkannya? Ada juga yang berkata, mengungkapkan kata terima kasih itu sangat sulit, tapi mengapa tidak sedikit orang mudah mengumbarnya? Adakah kata terima kasih hanya sekedar bahasa basi, Atau terima kasih memang sudah tidak layak untuk di pakai sebab terlalu sulit menterjemahkannya. Entahlah!!!
Kita semua beruntung dikarunia Allah dapat berbicara, memakai bahasa kata dalam setiap pergaulan, sedangkan saudara - saudara kita yang tak mampu berkata-kata justru lebih mampu mengungkapkan rasa terima kasih dengan bahasa yang tidak biasa tapi jauh lebih bermakna. Lihatlah, berapa banyak orang tidak mampu memahami bahasa, dan tidak terhitung jumlahnya orang-orang yang tidak mampu menghargai kata dan ucapan terima kasih sekalipun dalam lingkungan keluarga sendiri.
Terima kasih datang dari hati meski berat hati. Seringkali orang lupa mengucapkan terima kasih di pasar, saat jual beli antara pedagang dan pembeli, dan menganggap sepele ucapan terima kasih ketika dalam perjalanan disaat ada orang lain memberi kesempatan untuk mendahului perjalanannya. Dan betapa geramnya hati, saat menolong seseorang tapi tidak mau berterima kasih. Bahkan betapa beratnya hati berucap terima kasih terhadap orang-orang yang sudah memberikan kesan kurang baik dalam hidup seseorang, meski memberikan pelajaran yang sangat berharga.
Terima kasih itu bentuk penghargaan, pada siapapun kata terima kasih diucapkan, ia mampu mendamaikan, membahagiakan, juga bisa jadi jembatan silaturahim. Terima kasih yang diucapkan berulang-ulang bisa jadi membosankan bagi yang mendengar dan menerimanya, tapi tetap saja urusan hati yang menterjemahkannya, boleh berpandangan berbeda namun tidak harus menimbulkan konflik.
Setiap orang ingin dihargai, besar kecil ucapan terima kasih, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Walaupun rasa syukur tidak selalu harus diucapkan, tapi bukankah orang lain seringkali butuh ungkapan. Sekecil apapun kebaikan orang terhadap diri kita, berilah penghargaan meski sekedar ucapan terima kasih. Mungkin kita sudah lupa mengucapkan terima kasih terhadap orang-orang yang pernah memberikan kesan baik dan buruk dalam hidup, mungkin pula kita baru menyadarinya setelah kata terima kasih itu sudah tidak berharga lagi buatnya. Kesan apapun yang didapat dari ucapan terima kasih yang kita tawarkan, anggaplah itu sebagai pelajaran yang harus disempurnakan, meski bukan untuk orang tersebut, paling tidak kita sudah belajar bagaimana cara berterima kasih dengan baik.
Ayoo..mari kita belajar mengucapkan terima kasih meski sekecil apapun kebaikan yang diterima. Kita ingin dan rindu mendengar ucapan terima kasih dari orang lain, dari orang-orang yang sudah melupakan kebaikan dan kejelekan kita, mungkin saja mereka juga rindu menunggu ucapan terima kasih dari diri kita. Jika orang lain bosan menerima terima kasih kita, lalu mengapa kita lupa mengucapkan terima kasih pada Allah yang sangat menginginkan hambanya untuk selalu dan senantiasa berterima kasih padaNYA? Bagaimana cara orang berterima kasih, begitulah harga ia dimata orang lain, lebih-lebih dimata Sang Penciptanya. Kebahagiaan bukan milik mereka yang hidup dalam kemewahan, tapi juga milik mereka yang hidup dalam kesederhanaan tapi tidak tak lupa berucap syukur.
Pesan orang-orang bijak :
Berterimakasih lah pada orang yang telah MELUKAI hatimu, karena dia telah membuatmu kuat...
Berterimakasih lah pada orang yang telah MEMBOHONGI mu, karena dia telah membuatmu lebih bijaksana...
Berterimakasih lah pada orang yang telah MEMBENCI mu, karena dia telah mengasah ketegaranmu...
Berterimakasih lah pada orang yang MENGECEWAKAN mu, karena dia telah melatihmu untuk lebih ikhlas...
Berterimakasih lah pada orang yang MENJAGA dan MENGERTI semua keadaanmu, karena disitulah Rahman ALLAH ada bersamamu..
{ terima kasih sudah sempat membaca artikel diblog ini, semoga bermanfaat dan membawa barokah. Amiin)
Subscribe to:
Posts (Atom)